Categories
Uncategorized

4 Referensi Hukum Judi Online Menurut Islam Yang Harus Anda Ketahui !

situs slot online – Tentunya sudah sejak awal Al-Quran menyatakan secara resmi, bahwa perjudian itu diharamkan. Sudah jelas pula akan hukum judi offline dan hukum judi online menurut Islam. Walaupun hal ini sudah jelas disebutkan, namun masih banyak sekali orang yang belum paham akan dasar-dasar dari aturan mengapa perjudian tersebut dilarang.

  1. Pengertian Masyir 

Masyir sendiri adalah segala sesuatu yang ada di dalamnya, dilakukan untuk dipertaruhkan, dalam hal ini judi. Artinya judi dalam Islam sendiri, bukan hanya tentang permainan saja, namun juga perbuatan melakukan sesuatu, yang untuk dipertaruhkan. Jadi tidak hanya permainan judi fisik saja yang sebaiknya tidak Anda lakukan, namun juga permainan judi online.

Termasuk di dalamnya ketika Anda sedang menonton pertandingan pacuan kuda, dan Anda melakukan taruhan situs slot online di dalamnya, maka hal tersebut sudah dimasukkan ke dalam perbuatan judi.

  1. Pelaku perjudian dan sistem bagi hasil

Ta’zir, sendiri tentunya berlaku pada semua orang, yang sudah melakukan tindakan kejahatan, tentunya pada saat dirinya sedang berakal sehat. Untuk tindakan perjudian sendiri, tentunya harus ada 2 unsur di dalamnya, sebelum dinyatakan sebagai tindak kejahatan. Dimana dalam judi tersebut harus ada, pihak yang bertaruh, baik itu 1 orang atau lebih, dan juga pihak bandar, yang menyediakan layanan permainan judi online. pihak bandar inilah yang nantinya akan menyelenggarakan aneka macam permainan judi, sedangkan para pemainnya, yang  akan memainkan aneka macam permainan yang diberikan.

Dalam permainan judi online tersebut, nantinya bandar akan menerapkan standar permainan umum, dengan beberapa aturan dasar, yang dibuat oleh pihak bandar. Dalam hal ini pihak pemain harus mentaati aneka macam aturan yang diberikan.

Sedangkan untuk hadiah sendiri akan diberikan sesuai dengan aturan yang tentu saja diberikan oleh pihak bandar, dan bukan berdasarkan aturan standar dari permainan tersebut.

Tindakan-tindakan seperti ini yang sedikit banyak merugikan para pemain, ketika menjalankan permainan judi tersebut.

Umumnya dalam permainan judi online ini, modal yang dipertaruhkan mempunyai nilai kecil, namun karena banyak permainannya, maka secara tidak sadar, para pemain akan menggelontorkan uang dalam jumlah banyak, hanya untuk memainkan aneka macam permainan yang dianggap menarik.

  1. Surat dalam Al Quran 

Selain itu, dalam Al Quran juga telah disebutkan secara jelas, terutama dalam surat Al Maidah ayat 90, yang menyatakan bahwa kegiatan berjudi ini disamaratakan dengan mengkonsumsi minuman khamar.

Seperti diketahui bersama, ketika seseorang mengkonsumsi khamar, apalagi secara berlebih, maka efeknya tubuh jadi hilang kesadaran, baik setengah atau bahkan hilang seluruhnya. Ketika kondisi seperti ini terjadi, akan ada efek negatif lain yang akan didapat, terutama hal-hal yang berbau kriminal, seperti tindakan pemerkosaan, tindakan pencurian, dan yang lainnya.

Permainan judi, yang walau dilihat selintas hanya sebuah permainan, namun hal ini akan membuat para pemainnya ketagihan. Bagaimana tidak, jika berhasil memenangkan permainan tersebut, maka dirinya akan memperoleh bonus uang dalam jumlah banyak.  Ini yang membuat banyak orang tergiur, dan terus mengikuti permainan tersebut.

Terus menerus memainkan permainan tersebut, membuat banyak orang lupa waktu, dan lupa segalanya, bahkan modal akan terus dikeluarkan, bagaimanapun caranya. Secara tidak langsung efek negatif, dari tindakan pencurian pun akan dilakukan dalam kondisi seperti ini.

Selain dari surat Al Maidah ayat 90,  ada juga surat Al Baqarah ayat 219, yang juga membahas tentang perbuatan dosa besar ketika seseorang melakukan perbuatan judi dan mengkonsumsi khamar untuk menafkahi keluarga. Dengan demikian jelas sudah, bahwa ini adalah perbuatan yang sebaiknya dihindari, atau bahkan tidak dilakukan. Karena hanya akan membuat siapapun yang berada di dekatnya secara tidak langsung sengsara.

  1. Hadits

Seperti yang diriwayatkan oleh HR, Bukhari dan Muslim yang menyatakan bahwa seseorang sebaiknya memberi sedekah, dan bukan melakukan kegiatan taruhan. Tentunya Rasulullah, menginginkan yang terbaik untuk umatnya, dan tidak ingin adanya perselisihan antar umat, akan kegiatan tersebut.

Tidak hanya hukum Islam saja, yang secara tegas menyebutkan bahwa perjudian tersebut dilarang, namun Indonesia secara tegas, juga melarang kegiatan tersebut. Ini seperti yang tertera secara jelas dalam Undang-Undang / KUHP pasal 303 ayat 3.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *